CBD (Convention on Bilogical Diversity)

Oleh: Saqinah Nur Rahawati Ditandatangani di Rio de Jeneiro, Brazil pada tanggal 5 Juni 1992. Konteks Konvensi ini adalah mengkonservasikan keanekaragaman hayati dan pemanfaatannya secara bijaksana serta keadilan benefit sharing terhadap pemanfaaatan sumberdaya genetik. Pembentukan CBD dilatarbelakangi oleh berbagai masalah dan pemikiran yang muncul diantaranya: Keanekaragaman memiliki nilai intrinsik dari kehidupan di bumi (pendekatan ekosentris) […]

Read More CBD (Convention on Bilogical Diversity)

Konversi Lahan Sebagai Ancaman Bagi Orangutan Kalimantan

Oleh : Saqinah Nur Rahmawati ¬† Orangutan hidup dalam kawasan yang dilindungi dan tidak dilindungi. Orangutan kalimantan terdapat dalam 15 kawasan perlindungan, namun separuh dari kawasan yang ada bukan merupakan habitat yang medukung¬† bagi Orangutan. Ditambah lagi penyusutan yang drastis terus terjadi selama dua dekade terakhir (Atmoko, 2007). Habitat yang berkurang dengan adanya perubahan hutan […]

Read More Konversi Lahan Sebagai Ancaman Bagi Orangutan Kalimantan

Kebun Binatang dan Taman Safari dalam Mengelola Keanekaragaman Hayati

Oleh: Saqinah Nur Rahmawati Metode dalam pengelolaan keanekaragaman hayati dalam rangka menjaga kelestarian populasi dibagi menjadi dua yaitu konservasi insitu dan konservasi eksitu. Konservasi insitu adalah metode pengelolaan satwa maupun tumbuhan di dalam habitat alaminya, sedangkan Konservasi eksitu adalah upaya konservasi diluar habitat alaminya. Konservasi eksitu ini pada akhirnya memberikan manfaat bagi konservi insitu. Konservasi […]

Read More Kebun Binatang dan Taman Safari dalam Mengelola Keanekaragaman Hayati