Waktu tidur ternyaman

Ada 3 waktu atau kondisi ternyaman untuk tidur mwnurut versi saya selain di malam hari.

1. Saat diluar hujan

Suara hujan deras di luar kamar seperti nyanyian nina bobo. Menyejukkan menenangkan. Kadang dengan sengaja saya menikmatinya lamat lamat Gemericik air di luar kamar. Ditambah lagi kondisinya yang sejuk semakin menambah nyaman untuk tertidur.

2. Saat mati lampu

Gelapnya kondisi ruangan terkadang membuat saya menjadi terbatas untuk beraktivitas. Saat itulah hanya dua pilihan aktivitas, tidur atau mengobrol. Saat mati lampu tidur saya semakin nyenyak. karna seolah oleh dunia menjadi tenang. Selain membuat tidur menjadi pulas, saat mati lampu tanpa kita sadari, kita menjadi lebih intens berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Waktu mati lampu menjadi waktu yang tepat untuk mengobrol.

3. Saat di kendaraan dalam perjalanan

Berisiknya lalu lintas di jalan dan buruknya kondisi jalan kadang nggak berpengaruh besar dengan kebiasaan saya tidur selama perjalanan. Ini berlaku untuk perjalanan yang sering saya lewati, lain lagi kalau jalan itu baru perta kali saya lewati saya akan memperhatikn betul perjalanan saya. Sedikit menganalisa, tidur saya akan pulas ketika perjalanan lancar tanpa macet. Sebaliknya ketika macet saya malah sulit untuk mengistirahatkan diri. Dan bersyukurnya, Allah masih sayang dengan saya karna seakan akan saya diberi sistem alarm untuk bangun ketika perjalanan saya hampir sampai pada tujuan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s