RASAMALA

Bogor, 31 Oktober 2014

Disini …

di sudut jalan rasamala…

Diatas adalah penggalan dari lagu yang APD punya. Disebut jalan rasamala karena di ujung jalan ini berjajar pohon rasamala di kanan-kiri jalan.

Rasamala merupakan tanaman lokal Jawa Barat. Konon, spesies ini awalnya menyebar dari Himalaya melalui Burma, menuju Semenanjung Malaysia, Sumatra Sumatra dan Jawa. Dan di Jawa, pohon ini hanya ditemukan di bagian barat dengan ketinggian antara 500 dan 1500 m dpl di hutan bukit dan pegunungan lembab. Di Sumatera, rasamala tersebar di Bukit Barisan. Rasamala tumbuh secara alami terutama pada lokasi yang lembab dengan curah hujan lebih dari 100 mm per bulan dan tanah vulkanik yang subur. Tingginya dapat mencapai 45 meter.

Rasamala atau Altingia excelsa ini merupakan pohon yang memiliki nilai ekonomi tinggi, karena kayunya yang kuat biasa dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan. Tidak hanya itu kayu rasamala cocok untuk kerangka jembatan, tiang, tiang listrik dan telpon, serta penyangga rel kereta api. Selain itu, dimanfaatkan juga untuk konstruksi berat, rangka kendaraan, perahu dan kapal, lantai, rakit, vinir, dan plywood. Rasamala juga menghasilkan damar yang berbau harum dan menjadi bahan campuran pengharum ruangan. Tak jarang saya melihat bapak-bapak atau ibu-ibu memetik daun muda dari pohon rasamala ini di jalan rasamala ini, ternyata mereka memanfaatkan daunnya yang masih muda untuk obat rasa lapar, alias dijadikan sebagai makanan yaitu sebagai lalapan atau di sayur *(rasanya agak sepet, tapi harum).

#belajarselamaperjalananpulang

2 thoughts on “RASAMALA”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s