Fenomena Jari bertinta di Medsos Seusai Pemilu Legislatif 2014

Bogor, 9 April 2014

Pesta demokrasi (baca: pemilu) legislatif, akhirnya terlaksana juga hari ini. ikut berpartisipasi adalah hak dan merupakan langkah awal  kita untuk membawa Indonesia 5 tahun mendatang. Beragam cara dibuat agar masyarakat antusias mengikuti pesta demokrasi ini selain sosialisasi secara melalui iklan atau secara formal, salah satu diantaranya yaitu beberapa gerai melakukan diskon  bagi masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya.

simak berita ini:

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/04/09/269569122/Pemilui-Gerai-gerai-Ini-Gelar-Promo

Ada lagi fenomena yang unik di Pemilu tahun ini. Demam media sosial alias medsos dan selfie –sinonim dari narsis yang ditandai dengan memotret diri sendiri dan mengupload fotonya ke media sosial dunia maya atau ‘Selfie’ menurut referensi pustakawan Britania adalah “sebuah pengambilan foto diri sendiri melalui smartphone atau webcam yang kemudian diungguh ke situs web media sosial.”Sedikit banyak, layanan berbagi foto Instagram cukup berperan besar dalam mempromosikan istilah ‘Selfie’ sebagai kata kerja. Padahal menurut penelitian tim Oxford, frase itu mulai digaungkan di dunia online pada awal 2002 lalu dalam sebuah forum MySpace dan Flickr– sudah semakin menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia sekarang, juga menjadi bagian dari fenomena setelah penybolosan. Mereka berbondong-bondong memotret jari mereka yang telah berwana karena sengaja dicelupkan ke dalam tinta sebagai bukti telah memilih. Beranda facebook saya pun dipenuhi oleh foto “jari bertinta” dari beberapa kawan.

jari mam cahyo

jari sugengjari virinjari ruthjari veny

 

 

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/04/09/269569144/Pemilui-Selfie-di-TPS-Jadi-Trending-Topic

Bisa diibilang, memotret “jari” bertinta menjadi kegiatan termainstream setelah penyoblosan. nggak ada salahnya juga, *(tapi beranda facebook ku isinya jari semua). Sebagian besar jari yang diwarnai oleh tinta *(bukan kebocoran tinta dari pulpen semasa sekolah dulu) adalah jari kelingking atau telunjuk. untungnya belum ketemu yang jari tengah bertinta. bisa disalah artikan nanti.

jari termainstream 

#justthinking

4 thoughts on “Fenomena Jari bertinta di Medsos Seusai Pemilu Legislatif 2014”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s