Ayat Al-Qur’an tentang Konservasi

Masih dalam rangka meningkatkan nilai manfaat dari tugas-tugas kuliah yang pernah diberikan selama beberapa smester lalu di IPB. ini adala tuas matakuliah Konservasi Sumberdaya Alam Hayati. Inget banget sama tugas ini, ini adalah tugas pertama di ruang kuliah yang ditugaskan oleh Bpak Prof. Dr. Ervizal AM Zuhud (atau yang biasa di panggil pak prof Amzu) kepada kami mahasiswa yang baru masuk smester 3 dan masuk Departemen KSHE (konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata),fakultas kehutanan IPB. Tugasnya adalah mencari di kitab suci sesuai agama dan kaeyakinannya masing-masing tentang pesan-pesan konservasi.

Tugas Mata Kuliah Konservasi Sumber Daya Alam Hayati

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya  dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan), sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”(Q.S. Al-A’raf : 56)”

Dalam ayat ini Allah menyerukan kepada kita untuk menjaga dan melestarikan alam beserta isinya. Kita dilarang oleh Allah untuk membuat kerusakan di muka bumi, karena Allah telah menyediakan alam dan isinya yang harmonis dengan keseimbangan ekosistem yang ilmiah. Dia telah memberikanya kepada manusia dalam keadaan baik. Berbagai spesies hewan dan tumbuhan telah Allah sediakan dalam keadaan baik untuk dirawat dan diambil manfaatnya, namun pengambilan manfaat harus bersifat lestari, yaitu pemanfaatan secara efektif dan efisien dengan mempertimbangkan keberlanjutan spesies tersebut.

Ayat ini merupakan penyampaian kepada kita untuk menjalankan amanat dan menjaga titipan yang telah Allah berikan. Amanat tersebut yaitu menjaga titipan Allah berupa alam beserta isinya yang merupakan nikmat yang sangat besar. Karena dari pepohonanlah kita dapat memperoleh oksigen untuk bernapas. Selain itu tumbuhan pula dapat menjaga kelangsungan hidup kita, sama halnya dengan hewan, air, dan masih banyak lagi nikmat Allah yang disediakan di alam.

Dalam ayat ini pun terkandung bahwa kita harus optimis dan selalu berdoa dengan harapan yang besar namun juga dengan rasa takut. Namun rasa takut itu memacu kita untuk berusaha dengan sungguh-sungguh untuk tetap menjaga bumi ini. Terus berupaya untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi karena ulah tangan-tangan manusia yang hanya mementingkan diri sendiri. Perbuatan baik itu tidaklah sia-sia karena Allah akan memberikan rahmat-Nya kepada orang-orang yang mau berbuat baik, salah satunya menjaga kelestarian bumi ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s