P2H (Praktek Pengelolaan Hutan): Keliling, Bersama Belajar Kehutanan satu angkatan di bulan Ramadhan

Berterkunjung ke PapartI Pertama

Bogor, 31 Agustus 2013

Sebenarnya banyak sekali yang saya lewati selama juni hingga akhir agustus yang bisa saya share disini.

Akhir juni hingga akhir juli saya mengikuti Praktek Pengelolaan Hutan atau yang biasa disingkat P2H adalah praktek nya mahasiswa/i fakultas kehutanan (Fahutan) IPB di pertengahan antara smester 6 dan 7 yang merupakan tingkatan lanjutan dari P2EH (Praktek Pengenalan Ekosistem Hutan) yang sudah saya lalui di antara smester 4 dan 5. Karena dilakukan dimasa mahasiswa lain sedang liburan, jadi P2H menurut saya bisa dibilang liburan bareng-barengnya anak fahutan sekaligus untuk menyelesaikan smester 6 nya sebelum menuju predikat mahasiswa tingkat akhir. Ya, kami belajar dengan enjoy, sekaligus mengisi waktu liburan kami. Dan yang paling berbeda antara P2H kami dengan tahun-tahun sebelumnya adalah, P2H ini sebagian waktunya bertepatan dengan bulan Ramadhan. Mungkin berkali-kali ketua panitia P2H yang juga dosen Fahutan, Bapak Gunawan, menyebutkan bahwa P2H di bulan Ramadhan langka terjadi, dan baru akan terulang 35 tahun lagi. Wow.. P2H yang istimewa. Bayangkan, kami harus di hutan dan mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya dengan tetap menjalankan ibadah wajib di bulan ramadhan, yaitu puasa. Tapi P2H tidak mengurangi ibadah kami di bulan Ramadhan. Malah ini menjadi pengalaman seru tersendiri, karena kami sekaligus bisa buka puasa bareng dan sahur bareng satu angkatan di Hutan Pendidikan Gunung Walat. Sholat tarawih bersama di Aulanya, mengerjakan laporan yang kami cicil walau terkadang rasa bosan mengerjakan laporan kami jeda dengan bermain kartu, nyanyi bersama, foto-foto dan sebagainya. Puasa Ramadhan tahun ini (1434 H) sebagian besar ku habiskan di lapang (kegiatan P2H dan Surili Himakova).

P2H merupakan praktek pengenalan berbagai aspek (produksi, lingkungan, sosial, dll) dalam kegiatan pengelolaan hutan terutama hutan produksi mulai dari perencanaan, pembinaan dan perlindungan, pemanenan kehutanan masyarakat dan industri hasil hutan serta konservasi sumberdaya hutan. Jadi praktek ini mencakup topik yang menjadi bahan ajarnya seluruh departemen atau jurusan yang ada di fahutan. Ada tentang manajemen hutannya, tentang teknologi hasil hutannya, tentang konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata, dan tentang silvikutur. Dan semuanya terbagi di berbagai tempat.

(doc.Ami Paramitasari)

kebersamaan dalam satu frame (doc.Ami Paramitasari)

Tepatnya 21 hari kami menjalankan P2H dilapang dengan selama 3 hari sebelum keberangkatan, kami diberikan kuliah pembekalan. 24 sampai 26 juni kuliah pembekalan di kampus tercinta, 27 juni hingga 17 juli hari-hari kami lalui di Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW), Cibadak, Cidahu, TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak), Sukagalih, Cianjur, Bandung dan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya yang cukup melelahkan. Tapi dari situlah kami mendapatkan banyak pengalaman. Perjalanan paling sering kami menggunakan truk pasir, selebihnya menggunakan tronton, angkutan umum dan bis. Seru..

Berterkunjung ke PapartI Pertama

Berterkunjung ke PapartI Pertama

Hutan Pendidikan Gnung Walat adalah rumah kami dalam kegiatan P2H. seluruh peserta dibagi kedalam 3 kelompok besar yang didalamnya terbagi lagi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 8-11 mahasiswa dari berbagai departemen. Kekompakkan dan saling komunikasi tidak diajarkan oleh teori, tapi dituntut ada dalam proses perjalanannya. Aksi. Nggak Cuma teori. Dari HPGW, kami berpindah untuk menetap sementara di cianjur ke BKPH Sukanegara selatan Perum Perhutani Unit II Jabar dan Banten (belajar tentang perencanaan dan penebangan pohon, belajar menilai kayu dan proses penjualannya dsb), Pergi ke Holcim education Forest, ke cibadak untuk belajar tentang hasil hutan kayu ( kelompok kami kebagian berkunjung ke PT.Paparti Pertama) , beranjak ke bandung tentang industri hutan non kayu (belajar pengolahan Gondorukem dan Terpentin di PGT Sindangwangi Bandung), di HPGW belajar tentang perencanaan dan panen hasil hutan non kayu, belajar kebakaran hutan dan tata batas, pergi ke TNGHS _cidahu dan Sukagalih dan nanjak sampai kawah (belajar tentang desa konservasi dan konservasi sumberdaya alam hayati dan kehutanan masyarakat), dan masih banyak lagi. Kebersamaan bener-beenr terasa di kelompok kecil, kelompok besar, teman-teman sekamar dan satu angkatan (angkatan 47) fahutan IPB. Banyak kejadian yang membuatku diingatkan untuk selalu bersyukur, karena banyak teman-teman yang jatuh sakit, atau keluarganya mendapatkan musibah. Bersyukur juga dengan kebersamaan yang dirasakan selama P2H. Selamat smester 7 kawan-kawan. Selamat menjadi mahasiswa tingkat akhir pertanggal 3 September. Semangat untuk terus mencapai cita-cita dan menjadi perwujudan dari harapan orangtua dan keluargamu di rumah. Semangat untuk kita semua.

Fahutann…… ASIK.

About these ads

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s